Sekitar Oktober 1998, sehabis Pekta ( Pekan Ta’aruf ) Universitas Islam Indonesia, sebagai mahasiswa baru dan memiliki teman baru di daerah yang baru pula, menghabiskan waktu sore dengan bermain Sepak Bola Telanjang Kaki di sebuah lahan yang kosong di Area Kampus. Maklum waktu itu gak ada kepikiran untuk membawa sepatu bola dari rumah, jadinya kita hanya bisa bermain di lahan kosong dan tanpa sepatu bola.
Setiap sore sehabis kuliah kami bermain di lahan itu, sampai suatu kejadian, dimana teman saya, menendang bola terlalu tinggi sehabis menangkap bola, dia kiper, dan hebatnya, diatas ada kabel listrik yang melintas di atas lahan kosong. Apa yang terjadi? bola tendangan temanku itu dengan sukses menabrak kabel listrik dan kemudian kabel listrik itu beradu dan, terjadila ledakan yang cukup besar, sehingga memutuskan kabel listrik itu .
Saya yang kebetulan berada di bawah kabel listrik itu, berlari menyelamatkan diri. Alhamdulillah kami semua selamat, padahal cuaca saat itu sedang mendung karena habis hujan. Terlihat beberapa genangan air di lahan kosong itu, dan syukurnya, kabel listrik yang putus itu tidak jatuh di genangan air, coba bayangkan, jika jatuh di dalam genangan air, dan kami semua kena sengat listrik? mungkin tulisan ini tidak akan pernah ada
.
Kami ketakutan dan berlari ke Kost kami, kebetulan kami satu kost dan ada yang kost nya berdekatan dengan saya. Takut pihak kampus memanggil kami, takut pihak Polisi menangkap kami. Kami semua dalam suasana ketakutan. Namun yang kami takutkan tidak terjadi ( maaf ya UII ).
Ada beberapa bulan kami tidak bermain Sepak Bola di sana lagi, dan akhirnya kami juga kembali bermain Sepak Bola lagi, sampai saatnya saya harus pindah kost.
Lahan kosong tersebut tetap seperti semula, walau pihak kampus mulai menanam beberapa Pohon untuk menjadikan Kampus UII menjadi kampus Hijau.
Tahun 1998, Kampus Terpadu UII Kaliurang Km 14 belum menjadi Kampus yang megah seperti saat ini, hanya ada gedung FTSP yang sekarang menjadi gedung FPSI dan FK, gedung FPSI yang sekarang menjadi Gedung Perpustakaan Terpadu, dan gedung FTI tempat saya kuliah, paling dalam sendiri tempatnya.
Seiring waktu , gedung gedung perkuliahan megah berdiri di Area Kampus terpadu UII, namun lahan yang dulunya tempat kami bermain masih menjadi lahan kosong dan kadang berubah fungsinya menjadi lahan parkir jika ada acara wisuda.
Dan sebuah berita mengejutkan saya dapat dari tautan teman sejurusan di T.Informatika 98 di status Facaebooknya, di area lahan kosong itu terkubur peninggalan kuno dari abad ke-9 Masehi. Jadi dulu saya dan teman teman kost saya bermain diatas peninggalan kuno…. Amazing.
Ya di Kampus Terpadu UII di temukan situ peninggalan Mataram Kuno yang rencananya akan di bangun sebuah bangunan Megah untuk Perpustakaan terpadu.
Salut untuk Pihak almamater ku, menghentikan pembangunan gedung yang sangat penting, untuk menggantikan gedung perpustakaan lama, karena penemuan benda bersejarah ini lebih penting dan berarti nilainya ( walau nanti pihak kampu bingung bingung dah, nyari lokasi pembangunan kampus, karena lahan Kampus UII yang begitu luas, sudah pada terisi gedung megah
)
Dengan penemuan ini, tentunya akan menambah nilai lebih bagi Kampus Tercintaku ini, sebagai tempat menuntut ilmu dan wisata, apalagi nantinya jika penemuan ini merupakan area komplek Candi bukan Petirtaan.
Namun hal negatifnya pasti ada, UII sebagai Universitas Tertua di Indonesia yang mengusung Syariat Islam dalam mendidik Mahasiswanya, mampukah mencegah hal hal yag berbau berhala, bid’ah karena ada peninggalan Mataram Kuno di Area Kampusnya, apalagi bersebelahan dengan Mesjid Ulil Albab. Saya yakin UII pasti bisa.
Harapan saya dengan di temukan nya situs purbakala peninggalan abad ke-9 UII dapat menjaga kelestarianya karena ini aset negara dan menjaga serta membuang halh al yang berbau berhala, kejawen dan sebagainya.
Jadi pengen berkunjung ke Kampus Tercinta ku ini…. moga di suatu hari aku bisa kembali ke Kaliurang KM 14










Silakan aja berkunjung bro mumpung blon ada yang larang
waduh saya tak percaya yah ternyata ada peninggalan purba di lapangan blog yang ente gunakan untuk bermain.heran gw
Hihihihihi… nggak nyangka ya ternyata dibawah UII terpendam benda bersejarah
berita bagus untuk UII. semoga bisa dikelola dengan baik
HHmm……Temuan yang kerennnnn
Jangan2 tempat saya main dulu juga menyimpan peninggalan kuno di bawahnya. Hahaha…
Waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh!!! Kemarin gw ke Jogja, gw belum tau nyang ini niiiiihhhh…. bus yeeetttttttt!!!!!
waaaaw…..
bener” nggak nyangka tempat main bolanya mas merupakan tempat bersejaraha kayak gitu…..
kira” ditempat saya ada nggak ya tepat bersejarah?…
hehehehee
kereeeen……..
jangan” tempat saya dulu main basket juga tempat bersejarah kayak ini………………………………
hahahahahahahahahaha……………………………..
salut bang….maju terus UII
salut buat UII……..
Coaba yg di temukan adalah harta karun senilai sejuta Trilyun..pasti lebih bagus..biar bs bayar hutang negara kita ampe lunas…he he hee
loh.iya yaa… dulu bunda pernah kesana nganter kakak kuliah tek.sipil uii tahun 94
wah jadi bagian dari sejarah dong mas?……….
blogwalking….
wah tambah lg peniggalan bersejarah indonesia…..
Indonesia emang kaya akan sejarah cman banyak yg belum ditemukan aja…
Wow!! ternyata situs purbakala! ck..ck..bertambah lagi cagar budaya kita..semoga lestari selalu..
Btw jadi penasaran nih, siapa yg mengetahui kalau di situ ada patung ganesha? apakah secara kebetulan atau bagaimana?
Huahahahaha, masih inget aja kau win
[ bola, tendang, kabel tegangan tinggi, menggelegar], habis itu kapok main disana hahaha, ternyata dibawahnya ada situs purbakala…. Allahu Akbar…….
wah ga nyangka neh…ada peninggalan bersejarah!!!nah disimpen bner2 tuh
penemuan baru berarti ya mas, peninggalan sejarah yang perlu dilestarikan tuh
gak maennnn lagi dong mas..