Suatu waktu, ketika aku terdampar di belantara dunia Blogsphere (Maya lagi bobok, gak isa di jelejahi). Tiba la aku di Blog yang katanya baru beberapa bulan dan sudah memiliki Alexa Rank atau Ranking Alexa di bawah ratusan ribu ( emang penting ya Alexa Rank). Cek cek hebat decak ku kagum dalam hati, pasti Master SEO ni dia. Tulisan nya juga bagus bagus, banyak informasi di sana. Namun sayang, ada komen yang rada lucu di sana, komennya sayan kembangkan ya!
“Lu nyuri tulisan gua ya? tanya yang komen.
“Loe gak tau Blog ya? Tulisan lu cuma gua edit sedikit, biar enak di baca” Balas yang punya Blog.
Si pemilik tulisan itu lantas misuh misuh, Ternyata mereka temenan ni ceritanya. Keesokan harinya
“Loe apakan cewek gua, kok dipegang pegang” Tanya pemilik Blog
“Goblok banget sie loeeeee, gak tau mode ya, cewek loe gua pegang pegang dikit biar enak dilihat dan di pandang! Jawab seenaknya si pemilik tulisan
Analogi di atas adalah gambaran ngawur saya, namun bisa kita ambil, suatu kesimpulan dan pelajaran. Jika anda tidak mau dirugikan, jangan merugikan orang lain. Pemilik blog seenaknya memuat karya orang lain, dan ketika si pemilik protes, bukannya minta maaf, tapi malah marah marah.
Setelah selesai membaca komentar tersebut langsung saya tutup itu blog. Dan berpikir, terlalu pentingkah Rangking Alexa, PR atau traffic di mata Blogger? Semuanya memang sangat dibutuhkan bagi blog yang mencari rezeki. Namun cara pencapaiannya, harus kah begitu begini. Menghalalkan segala cara?
Masih banyak, cara untuk meningkatkan semua di atas tanpa mengorbankan Etika ng-blog yang sehat. Jika kita sering membajak tulisan orang lain, bagaimana suatu waktu tulisan kita di bajak orang lain?
Bagi blogger sejati, originalitas tulisan, harus dipertahankan, jika memang kita mengutip tulisan blogger lain, sebaiknya kasih rujukan atau referensi, sehingga si penulis aslinya gak misuh misuh.
Saya pernah protes, ke sebuah Blog yang memuat tulisan tulisan orang, waktu itu saya menulis Tentang Pilkada Kota Jambi danmasih numpang di WP.com . Yang membuat saya jengkel, tulisan itu dikutip tanpa minta ijin dari saya. Memang si stulisan saya gak bagus bagus amat, tapi mbok ya minta ijin dulu la…
Saya sebisa mungkin menjaga originalitas tulisan saya, bagaimana Rekan blogger? Tentu sama kan?
Nb: Jika ada rekan blogger yang merasa tulisannya saya bajak, silahkan hubungi saya, kita diskusikan di sisi mana saya membajaknya?








Saya juga kadang seperti itu, namun untuk blog yang ini saya mencoba menulis yang original, walaupun tulisan itu sebenarnya nggak layak untuk ditulis apa lagi sampai dimuat dalam sebuah blog. Namun ya bagaimana lagi, hanya seperti itulah kemampuan saya saat ini. Hanya buat latihan nulis aja, siapa tahu nanti bisa meningkat lebih baik. Kalaupun saya ambil dari blog lain itu sudah saya praktekkan dan saya olah kata2nya sesuai apa yang saya praktekkan. Habis mau gimana lagi… hanya itu yang saya bisa
Masih salah nggak ya cara saya itu….
kadang aku buatkan tulisan berdasarkan pengalaman sendiri, tetapi banyak juga yang bukan idenya…jadiintinya…ide penulisan itu yang sering tidak murni….lihat saja di search engine google…heheheheh piss
kalo saya pernah juga sich copy paste dari situs berita. tapi dibawah tulisan ada sumbernya koQ..
tulisan wempi blon ada yang membajak, mungkin karena tulisan wempi kurang bagus aka alakadarnya, hehehe…
Saya sih ya.. kadang2 cari inspirasi dari mana2. keliling jalan2 atau kadang2 malah dengerin cerita orang “nguping”, sapa tau bisa jadi ide.. ^_^
Ilmu saya terbatas, jadi pasti-nya saya dapat pengaruh dari berbagai macam sumber.. ^_^
Kalo guwe sebagian memang dari Blog laen, atau dari Koran, tapi tetap menyebut sumber yang jelas. Dan sebagian lagi emang dari ide sendiri…
Menurut aku sih copy paste dari mana aja bisa aja asal sumber nya juga disebutin… dengan jelas
Setuju, kalo terpaksa ngambil dari sumber laen, kl tidak ijin ya minimal kasih tau sumber tulisan aslinya dari mana…
Setuju sekali……….
Masa demi recehan dollar nyampe nyuri artikel orang lain habis itu gak dikasih link sumbernya lagi
ya walo orangnya dikasih bahwa boleh bebas ngambil artikel seperti diblog Kuliah Gratis
tapi seharusnya orang yang ngambil sadar diri
oiya tu orang dah ngures otak buat bikin postingan masa gak tak hargain, cuma ngasih backlink kan gak bikin kantong jebol
gitu harusnya pikiran orang yang suka ngambil artikel orang
tau Etiket (Etika berinternet) kuncinya
Idealnya emang seperti itu. Tetapi coba liat, untuk satu topik yg kita temukan di search engine, banyak sekali yang artikelnya sama persis alias copas
nbny mantap gan…
itu orang masih baru kali ya…
setujuh…
klo kopas gitu mosok yo ga malu ya…,blog saya sampe saat ini masih orisinil lha wong isine cuma cerita aku dan keluarga, semoga terjaga….begitu ganti (krkrkg)
Iye ya Bro… harusnya kalau memuat tulisan orang, mbok ya dituliskan sumber nya…
memang originalitas tulisan anda itu penting sebagai blogger yang idealis,
tapi pertanyaannya kenapa wordpress punya plugin wp o matic, bukankah itu mengajarkan kepada blogger untuk menjadi pencatut tulisan orang ?.
tapi tetep blogger sejati adalah yang menjaga diri dari mencuri
Etiket dalam blogging memang sangat perlu..
Setuju sekali … kalau mau puas ya tulis sendiri, kalaupun copas ya disertakan sumbernya dengan jelas (syukur kalau kulonuwun) dan beri ulasan dikitlah …
saya suka kejujuran tulisan. setidaknya membangun pola pikir mennulis menjadi benar. lanjutkan mas.
makasih mas pencerahannya.. , menyadarkan saya nih..